Home / Profil Prodi Hukum Ekonomi Syariah

Profil Prodi Hukum Ekonomi Syariah

Profil Jurusan/Program StudiHukum Ekonomi Syariah (Muamalat)

unduhanDari awal didirikannya, Fakultas Syariah IAIN Antasari bertujuan untuk mencetak sarjana hukum Islam dari berbagai disiplin keahlian, termasuk dalam ahli ilmu hukum yang menyangkut hukum perikatan dan akad dalam Islam. Untuk menyahuti itu pada tahun 1983 dibuka Jurusan Pidana Perdata Islam bertepatan dengan awal pemberlakuan sistem perkuliahan SKS (Sistem Kredit Semester).  Ketua Jurusan Pidana Perdata Islam yang pertama adalah Drs. H. Adijani Al-Alabij, SH. Kemudian pada tahun 1988, Jurusan Pidana Perdata Islam mengalami perubahan nama menjadi Jurusan Muamalat Jinayat (MJ). Selanjutnya pada tahun 1995, dengan keluarnya SK. Menteri agama No. 27 Tahun 1995 tentang Kurikulum Nasional Program Studi S1. IAINAntasari, Jurusan Muamalat Jinayat ini (secara inklusif) berubah nama menjadi Jurusan Muamalat yang mulai diberlakukan untuk mahasiswa angkatan 1996.

Sesuai aturan, jurusan ini selanjutnya diusulkan untuk mendapatkan persetujuan dari Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama RI. Usul tersebut telah ditanggapi dengan sangat positif, sehingga Dirjen kelembagaan Agama Islam mengeluarkan Surat Keputusan Nomor : Dj.II /26 Tahun 2003 tentang penyelenggaraan Program studi jenjang strata satu di IAIN Antasari Banjarmasin.

Pada tahun 2008 Program Studi Muamalat kembali mendapatkan perpanjangan izin penyelenggaraan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI No. Dj. I/385/2008 dan pada tahun 2009 Program Studi HES mendapatkan akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Republik Indonesia berdasarkan Keputusan BAN PT No. 013/BAN-PT/AK-XII/S1/V/2009, menyatakan bahwa Program Studi Muamalat Institut Agama Islam Negeri Banjarmasin terakreditasi dengan peringkat Akreditasi B.

Pada tahun 2012, mengacu kepada Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 1429 Tahun 2012 tentang Penataan Program Studi di Perguruan Tinggi Agama Islam Jurusan/Prodi Perbandingan Muamalatsecara resmi berubah nama menjadiJurusan/Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalat).

Prodi HES sempat mengalami pasang surut peminat. Hal ini disebabkan:Pertama, karena banyaknya pilihan program studi baru yang memiliki kompetensi mirip dengan Prodi HES. Kedua, minimnya pengenalan masyarakat dan calon mahasiswa terhadap nama prodi ’Muamalat’. Keadaan segera berubah setelah namanya diindonesiakan menjadi Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah). Perkembangan sekarang menunjukkan Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) pada Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Antasari mulai diminati. Total mahasiswa aktif saat ini adalah 70 orang mahasiswa.

Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) didukung 12 orang dosen program studi yang seluruhnya bersertifikat pendidik profesional, terdiri dari 1 orang dosen bergelar profesor doktor, 2 orang dosen bergelar doktor, 1 orang dosen sedang merampungkan program doktor, dan 8 orang dosen bergelar magister, selebihnya didukung pula oleh para dosen lintas program studi yang ada di Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam yang berasal dari  lulusan dalam dan luar negeri.

Jurusan/Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)memiliki dua buah ruang perkuliahan. Dalam upaya memperlancar proses administrasi perkantoran dan pelayanan mahasiswa, terdapat 1 ruangan Program Studi dengan luas 4 m x 6 m yang diperuntukkan bagi Ketua dan Sekretaris Jurusan, dan staf jurusan serta ruang administrasi yang dilengkapi dengan fasilitas 2 set perangkat komputer,2 printer, 3 meja kerja dan 1 set meja-kursi tamu. Terdapat ruang rapat dan ruang dosen. Ruang kantor dilengkapi dengan seperangkat peralatan kantor antara lain, 7 meja kerja, air conditioner (AC), kipas angin, telepon, 5 unit komputer dan, jaringan internet kabel dan wi-fi. Kesemuanya dipersiapkan dalam upaya mempermudah dan mempercepat proses kerja dan terciptanya pelayanan prima. Seluruh peralatan yang ada dalam kondisi baik, terawat dan milik sendiri.

Visi Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) adalah: ”Unggul dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka menghasilkan Sarjana Hukum Ekonomi Syariah yang memiliki kekokohan akidah, kedalaman spiritual, keluasan ilmu dan kematangan profesional”.

Adapun Misi Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) adalah:

  1. Mengantarkan mahasiswa memiliki kemantapan akidah, kedalaman spiritual, keluasan ilmu dan kematangan profesional.

  2. Menyelenggarakan program pendidikan yang unggul dalam ranah ilmu hukum ekonomi syariah yang dapat mengembangkan keterampilan dan profesi di bidang hukum dan ekonomi syariah

  3. Menyelenggarakan penelitian dan kajian keilmuan syariah, khususnya bidang hukum ekonomi yang berkembang di masyarakat.

  4. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dalam ranah hukum ekonomi syariah berdasarkan hasil pembelajaran dan penelitian yang dikembangkan.

Berdasarkan visi dan misi di atas, maka tujuan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) adalah: “Menghasilkan sarjana hukum Islam yang memiliki kekokohan akidah, kedalaman spiritual, keluasan ilmu dan kematangan profesional, serta menguasai dan mampu mengembangkan pengetahuan hukum ekonomi syariah dan mengaplikasikannya untuk kepentingan pribadi maupun masyarakat”.

Profil lulusan yang ingin dicapai adalah mampu menjadi

  1. Tenaga ahli pada Dewan Syariah Nasional dan Dewan Pengawas Syariah pada Lembaga Keuangan Syariah, baik perbankan syariah maupun nonperbankan syariah, seperti, takaful, pasar modal syariah, pegadaian syariah, Badan Amil Zakat, Lembaga Amil Zakat dan lain-lain

  2. Hakim Pengadilan Agama yang menyelesaikan perkara ekonomi/bisnis syariah

  3. Sebagai Notaris Syariah melalui Magister Kenotariatan

  4. Sebagai konsultan/hakam/muslihu dzatil bain/advokat dalam bidang hukum ekonomi syariah melalui pendidikan khusus advokat

  5. Pelaku ekonomi syariah

Agar profil lulusan tersebut dapat dicapai, maka ditetapkan standar kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang alumni, yaitu:

  1. Mengetahui dan memahami serta mampu tampil dalam menganalisis persoalan- persoalan hukum Islam, terutama hukum ekonomi syariah yang berkembang di masyarakat.

  2. Menguasai hukum perdata dan acara pengadilan agama dan juga fikih muamalah.

  3. Menguasasi dan memahami hukum perikatan dan berbagai macam akad dalam Islam.

  4. Mampu berbicara dan berargumentasi dalam memberikan bantuan hukum terhadap klien yang berperkara di pengadilan dalam kasus kasus hukum ekonomi/bisnis syariah.

  5. Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam mengelola lembaga/administrasi keuangan dan bisnis syariah.

Sejak dibuka tahun 1968sampai akhir semester ganjil Tahun Akademik 2013/2014, alumni Jurusan/Program StudiHukum Ekonomi Syariah (Muamalah)  berjumlah 899 orang.