Home / Profil Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah)

Profil Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah)

Profil Jurusan Hukum Tata Negara (Siyasah)

Reformasi di Indonesia menciptakan dunia keterbukaan dan membuka kesempatan partisipasi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan termasuk di bidang politik, sehingga bermunculan partai-partai politik baik yang bernuansa agama, nasionalis, maupun nasionalis religius. Sementara itu, dalam lingkungan kedaerahan, peraturan perundang-undangan termasuk peraturan daerah dapat diwarnai dengan unsur-unsur religius, lebih-lebih dengan pemberian otonomi pada daerah yang seluas-luasnya sesuai dengan Undang-undang Nomor 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah.

Dinamika reformasi menuntut kehidupan politik yang demokratis dan penegakkan supremasi hukum. Untuk itu perlu dilakukan pengkajian yang lebih intens dan lebih konprehensif dengan cara ilmiah dan akademis, dengan upaya itu dapat disiapkan tenaga ahli di bidang politik dan hukum ketatanegaraan Islam serta hukum pidana Islam (Siyasah Jinayah). Dengan spesialisasi pendalaman di bidang tersebut dimaksudkan pula agar ilmu-ilmu politik Islam lebih dipacu dalam rangka mengejar kemajuan perkembangan ilmu politik sekuler.

Untuk menyahuti keperluan itu, Fakultas Syariah IAIN Antasari Banjarmasin pada  tahun 1999 membuka jurusan baru dengan nama Jurusan Siyasah Jinayat dengan dasar Surat Keputusan Rektor IAIN Antasari No. 83 Tahun 2000 yang ditandatangi oleh Dr. H. Kamrani Buseri, MA tanggal 31 Mei Tahun 2000. Drs. Ahmadi Hasan, M. Hum dipercaya sebagai Ketua Jurusan yang pertama dan Drs. M. Fahmi al Amruzi, M. Hum. sebagai sekretaris.

Selanjutnya jurusan ini diusulkan untuk mendapatkanpersetujuan dariDirektur Jenderal Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama RI. Usul tersebut baruditanggapi pada tahun 2003 dengan keluarnyaSurat Keputusan Nomor: Dj.I/261/2003 Tahun 2003 pada tanggal 15 Juli 2003 yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam Kementerian Agama RI dengan nama Siyasah Jinayah (SJ).

Jurusan/Prodi Jurusan Siyasah Jinayah (SJ) mendapat izin penyelenggaraan jurusan/prodi sebagaimana tertuang dalam Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Departemen Agama RI Nomor: Dj.I/385/2008 terhitung mulai tanggal 27 Oktober 2008. Berbekal surat perpanjangan izin penyelenggaraan ini, jurusan/prodi Siyasah Jinayah (SJ) mengajukan uji penilaian atau akreditasi jurusan/prodi. Setelah melalui tahapan penilaian assesor, maka Jurusan/Prodi Siyasah Jinayah (SJ) mendapat akreditasi dengan nilai B berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 011/BAN-PT/Ak-XII/S1/V/2009 terhitung mulai tanggal 29 Mei 2009.

Pada tahun 2012, mengacu kepada Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 1429 Tahun 2012 tentang Penataan Program Studi di Perguruan Tinggi Agama Islam Jurusan/Prodi Studi Siyasah Jinayahsecara resmi berubah nama menjadiJurusan/Prodi Jurusan/Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah)

Jurusan/Program Studi Studi Hukum Tata Negara (Siyasah)Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam IAIN Antasari didukung didukung 11 orang dosen yang hampir seluruhnya (9 orang) bersertifikat pendidik profesional, terdiri dari 1 orang dosen bergelar Profesor Doktor, 9 orang dosen bergelar magister (empat orang sedang menyelesaikan studi S3) lulusan dalam dan luar negeri, dan 1 orang bergelar Sarjana Hukum (sedang menyelesaikan S2), selebihnya didukung pula oleh para dosen lintas Program Studi yang ada di Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam yang berasal dari  lulusan dalam dan luar negeri.

Jurusan Hukum Tata Negara/Siyasah memiliki dua buah lokal perkuliahan. Dalam upaya memperlancar proses administrasi perkantoran dan pelayanan mahasiswa, terdapat 1 ruangan Program Studi dengan luas 4 m x 4 m yang diperuntukkan bagi Ketua dan Sekretaris Jurusan, dan ruang administrasi yang dilengkapi dengan fasilitas 1 set perangkat komputer, 1 buah laptop, 1 printer, 4 meja kerja, sebuah filling cabinet yang dilengkapi dengan kipas angin, telepon, jaringan internet kabel dan wi-fi. Seluruh peralatan yang ada dalam kondisi baik, terawat dan milik sendiri.

Visi Jurusan/Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah) adalah: “Unggul dan berkarakter dalam bidang Hukum Tata Negara (Siyasah)”.

Berdasarkan visi di atas, maka misi Jurusan/Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah) Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam IAIN Antasari Banjarmasin adalah sebagai berikut:

1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran secara profesional dalam bidangHukum Tata Negara/Siyasah

2. Mengembangkan dan menerapan nilai-nilai moral politik dan mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan profesi

3. Melaksanakan penelitian yang menunjang pengembangan bidangHukum Tata Negara/Siyasah

4. Melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui pengasahan kepekaan terhadap masalah Hukum Tata Negara yang berorientasi keislaman

5. Melaksanakan kerjasama atas dasar saling menguntungkan dengan lembaga pemerintah dan non pemerintah.

Berpedoman pada visi dan misi tersebut, tujuan penyelenggaraanJurusan/Program Studi Hukum Tata Negara/Siyasah adalah:

1. Menghasilkan lulusan yang kompeten dalam bidang Hukum Tata Negara/Siyasah berbasis komputer, sehingga menjadi profesional yang mampu beradaptasi di era globalisasi;

2. Menghasilkan lulusan yang mengasai keilmuan dalam bidang Hukum Tata Negara yang bermoral, sehingga mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan profesi;

3. Mengembangkan kemampuan dosen dalam proses pembelajaran, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing.

4. Mengembangkan fasilitas sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas;

5. Mengembangkan kerjasama yang saling menguntungkan dengan lembaga pemerintah dan non pemerintah dalam pengembangan  Hukum Tata Negara/Siyasah

6. Mampu bersikap profesional dan beretika dalam mengelola negara secara kompetetif.

Profil lulusan yang ingin dicapai adalah mampu menjadi akademisi, peneliti, tenaga ahli, konsultan, praktisi, negarawan, komisioner, dan politisi yang tangguh dan unggul serta berkarakter yang berorientasi keislaman.

Agar profil lulusan tersebut dapat dicapai, maka ditetapkan standar kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang alumni, yaitu:

1. Memahami teori hukum tata negara dan ilmu politik yang berorientasi keislaman secara komprehensif serta penerapannya dalam menyelenggarakan kehidupan berbangsa dan bernegara

2. Terampil dalam mengaplikasikan teknologi informasi dan pengembangannya pada bidang hukum tata negara dan politik Islam

3. Terampil dalam menyusun dan menyelenggarakan negara dan menjadi politisi yang unggul dan tangguh dengan orientasi keislaman.Menguasai teori hukum tata negara dan politik secara kompetitif  dan berdaya saing tinggi

4. Memiliki kemampuan analisis kuantitatif dan kualitatif terhadap persoalan negara dan bangsa

5. Memiliki integritas moral, etika, dan sikap profesional dalam berkarier di dunia politik.

Sejak dibuka tahun 1999 sampai akhir semester ganjil Tahun Akademik 2013/2014, alumni Jurusan/Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah) berjumlah 139 orang.